PKTM II PD IPM Tangerang Selatan : Berbasis Iqra dan Tafakur



 
 Peserta PKTM II PD IPM Tangerang Selatan angkatan dua.

Tangerang Selatan - Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan menggelar Pelatihan Kader Taruna Melati II (PKTM II), tepatnya pada 25 Februari s.d 1 Maret 2015. Pelatihan yang bertajuk, “Menginternalisasikan Budaya Iqra dan Tafakur dalam Rangka Manifestasi Gerakan Pelajar Berkemajuan” ini berlokasi di perumahan warga RW 016, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang. Alasan kami melaksanakan PKTM II di perumahan warga, karena kami ingin mengarahkan kader IPM Tangsel untuk bersentuhan dengan masyarakat secara langsung. Sehingga, mereka terbiasa menghadapi berbagai permasalahan di tengah masyarakat, terutama permasalahan pelajar yang merupakan basis masa IPM.


Sesuai dengan temanya yang mengusung, “Budaya Iqra dan Tafakur”, maka setiap run down kegiatan PKTM II tidak terlepas dari membaca, berpikir, dan menulis. Setiap warga belajar yang berjumlah 16 orang, mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya demi mengembangkan kualitas mereka sebagai seorang kader yang sebenarnya. Yaitu, kader berkemajuan yang secara ideologi dan aktualisasi bersandar kepada Islam berbasis tajdid. Menginspirasi umat melalui pergerakan yang realistis, sistematis, dan dinamis.

Master of Training PKTM II, Ismi Istiqomah mengatakan, bahwa wujud dari Gerakan Pelajar Berkemajuan adalah dengan senantiasa membudayakan membaca, berpikir, dan menulis di kalangan pelajar. Sebab, melalui budaya itu pola pikir pelajar menjadi visioner. Dengan demikian, konsep pelajar sebagai agen pencerah bagi kehidupan dapat terealisasi.

Demikian pula yang disampaikan Ketua Umum PD IPM Tangerang Selatan, Ipmawan Tara Prayoga dalam pembukaan menyampaikan, bahwasanya PKTM II ini merupakan bagian dari proses menuju Manifestasi Pelajar Berkemajuan. Warga belajar PKTM II, setelah kegiatan ini harus menjadi pelopor yang menggerakan pelajar untuk senantiasa membudayakan Iqra dan Tafakur. Sehingga, Gerakan Pelajar Berkemajuan tidak hanya bermain pada alam konsep. Akan tetapi berwujud realisasi.

Dalam kegiatan ini, warga belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat. Di anataranya mereka melakukan kerja bakti lingkungan. Dalam run down ini, mereka berkeliling desa guna membersihkan seluruh kotoran yang ada di lingkungan, sekaligus bersilaturahiim dengan seluruh masayrakat. Selain itu, warga belajar juga turut serta dalam mengajar TPA/TKA Masjid Al Muhajirin at-Taqwa III (Masjid warga setempat). Dan masih banyak lagi aktifitas yang mereka lakukan selama pelatihan ini, di samping mereka juga menerima materi yang telah kami siapkan.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, para alumni PKTM II akan membuat Taman Baca bagi pelajar. Taman Baca ini nantinya akan menjadi pusat kajian, diskusi, dan menulis bagi para pelajar Tangerang Selatan.(Tara)

Komentar